UIN Jakarta Bangun Gedung Usuluddin, Rektor Tegaskan Perkuat Infrastruktur dan Reputasi
Gedung baru Ushuluddin, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Ushuluddin dengan gedung yang bernama Prof Dr. KH Nasaruddin Umar, MA., yang berlangsung di dekat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kamis (23/4/2026).
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Ibu Menteri Agama, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, M.Si., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Prof. Dr Phil. Sahiron M.A., Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Prof. Ali Munhanif, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kelembagaan, Din Wahid, Ph.D., sivitas akademika, para pemangku kepentingan, dan mitra dari perbankan.
Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., dalam sambutannya memaparkan berbagai capaian dan rencana strategis kampus, yang saat ini UIN Jakarta telah berhasil menembus peringkat dunia, yaitu berada di posisi ke-29 untuk kategori Theology, Religion and Divinity.
“Kita sekarang sudah dalam ranking dunia by subject theology, religion and divinity itu 29. Ini adalah suatu reputasi yang sangat membanggakan. Karena itu, kita akan tetap konsisten bahwa UIN walaupun ada beberapa keilmuan umum atau sains dan teknologi, tetap akan menjadi substansi penguatan kepada keagamaan dan integrasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa tidak hanya gedung Ushuluddin, tahun ini UIN Jakarta juga telah menyiapkan pembangunan gedung baru lainnya, yaitu gedung IT atau pustipanda yang rencananya dibangun setinggi 4 hingga 5 lantai.
“Tahun ini juga, insyaallah kita akan groundbreaking juga untuk Gedung IT (Pustipanda) yang insyaallah sekitar 4 atau 5 lantai,” ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kampus juga tengah mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Badan Hukum (PTNBH). Persiapan ini dinilai sudah sangat matang, karena kampus telah mengembangkan beragam unit usaha mandiri.
“Sekarang juga kita sedang melakukan pendukung persiapan untuk transformasi ke PTNBH, dan UIN sudah layak untuk itu karena unit-unit usaha untuk kemandirian sudah berkembang. Kita sudah punya dua rumah sakit, ada hotel, kemudian ada unit-unit usaha lainnya, dan beberapa pengembangan kita siapkan, yang berarti potensi pendapatan dari non-UKT sudah memadai,” tambahnya.
(Nosa Idea/Zaenal M./Fauziah M./Alden Lee/Foto: Tiara Abdhie)
