UIN Jakarta Agendakan Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 Tahun

UIN Jakarta Agendakan Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 Tahun

Gedung Rektorat, Berita UIN Online — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dijadwalkan menggelar Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 pada Rabu, 17 Juni 2026, di Auditorium Harun Nasution Kampus I UIN Jakarta. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan hari lahir UIN Jakarta yang telah mengabdi dalam dunia pendidikan tinggi selama 69 tahun sejak berdiri sebagai Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada 1957.

Mengusung tema “Celebrating 69 Years of Promoting Inclusive and Global Higher Education in a Nurturing Eco-Technology Environment”, Dies Natalis tahun ini merefleksikan komitmen UIN Jakarta dalam memperkuat pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing global, dan responsif terhadap tantangan masa depan melalui pengembangan ekosistem akademik yang berkelanjutan serta berbasis teknologi.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-69 UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT, FICS, mengatakan bahwa tema tersebut dipilih untuk menggambarkan perjalanan panjang sekaligus arah pengembangan UIN Jakarta di tengah dinamika pendidikan tinggi global.

“Selama hampir tujuh dekade, UIN Jakarta terus bertransformasi dan berinovasi. Dies Natalis ke-69 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan tersebut sekaligus memperkuat komitmen kita dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, unggul, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta ini mengatakan, Sidang Senat Terbuka ini diharapkan tidak hanya jadi seremoni tahunan, namun juga forum strategis untuk menyampaikan capaian, refleksi, dan arah kebijakan universitas ke depan. Berbagai capaian telah diraih UIN Jakarta di bidang akademik, riset, publikasi ilmiah, internasionalisasi, tata kelola kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pembangunan sarana dan prasarana kampus yang seluruhnya bakal disampaikan dalam sidang tersebut.

Ditambahkan Dekan Zaki, momentum Dies Natalis juga menjadi ajang konsolidasi seluruh elemen kampus untuk memperkuat langkah UIN Jakarta menuju perguruan tinggi yang semakin unggul dan berdaya saing internasional.

“Untuk itu, kami selaku panitia mengundang seluruh sivitas akademika, alumni, dan mitra UIN akarta untuk hadir dan menyaksikan Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-69. Ini merupakan perayaan bersama atas kontribusi yang telah diberikan seluruh keluarga besar UIN Jakarta dalam memajukan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tanah air,” tuturnya.

Merujuk jadwal yang dirilis panitia, Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-69 akan dihadiri pimpinan universitas, anggota senat, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta berbagai mitra strategis dan tamu undangan. Selain pidato rektor, kegiatan juga akan diisi pameran foto UIN Jakarta dari masa ke masa.

Diketahui, UIN Jakarta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Universitas ini bercikalbakal dari Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) yang didirikan pada 1 Juni 1957 untuk menyiapkan tenaga ahli agama bagi kebutuhan bangsa.

Di 1960, ADIA bergabung dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Yogyakarta dan membentuk IAIN al-Jami’ah al-Hukumiyah. Namun di 1963, kampus ini resmi berdiri sendiri dengan nama IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Transformasi kelembagaan kembali dilakukan pada 20 Mei 2002 ketika IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi berubah menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2002. Seiring perkembangan zaman, UIN Jakarta terus memperluas bidang keilmuan dan memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi riset.

Kini, UIN Jakarta memiliki 13 Fakultas dan Sekolah Pascasarjana dengan berbagai fakultas yang tercatat sebagai fakultas pertama di lingkungan PTKIN. Diantaranya seperti Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Kedokteran. (zm)

dies-natalis-uin-jakarta-69