Temu Alumni FSH, Alumni Sumbang Setengah Miliar untuk Bangun Smart Class dan Dana Abadi Mahasiswa
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Semangat kepedulian alumni terhadap almamater kembali terlihat dalam Temu Alumni Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) lalu. Pada kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-59 FSH tersebut, para alumni berhasil menghimpun donasi sebesar Rp523.920.000 untuk pembangunan smart class dan penguatan dana abadi (endowment fund) mahasiswa.
Merujuk keterangan resmi FSH yang diterima Berita UIN Online, Selasa (9/6/2026), menyebutkan jika dari total donasi yang terkumpul, Rp300 juta diantaranya dialokasikan untuk renovasi ruang kelas menjadi smart class.
Lalu, Rp223.920.000 diperuntukkan sebagai Dana Abadi Alumni yang akan membantu mahasiswa FSH yang menghadapi kendala ekonomi. Nominal tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring komitmen sejumlah alumni yang akan menyalurkan donasinya setelah kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, mengajak para alumni untuk terus memperkuat kontribusi terhadap pengembangan kampus dan mendukung mahasiswa yang membutuhkan.
"UIN Jakarta terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul di tingkat nasional maupun internasional. Di saat yang sama, kita juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang terhambat pendidikannya karena persoalan ekonomi," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Rektor mengawali penggalangan dana dengan memberikan donasi sebesar Rp50 juta. Ajakan itu kemudian diikuti oleh para alumni, di antaranya Burhan dan istrinya sebesar Rp20 juta, Guspardi Gaus Rp25 juta, Lukmanul Hakim Rp50 juta, Yasardin dan Muhaya masing-masing Rp20 juta, serta Gojali dan Yayuk Afiyanah masing-masing Rp10 juta, selain puluhan alumni lainnya dengan nominal yang beragam.
Selain dana abadi mahasiswa, dukungan alumni juga diwujudkan dalam pembangunan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Kontribusi tersebut datang dari Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A., mantan Hakim Konstitusi, Prof. Asep Syarifuddin Hidayat, S.H., M.A., Guru Besar FSH yang mendonasikan dua ruang kelas atas nama kedua orang tuanya, Lukmanul Hakim, Komisaris BRI, serta keluarga besar hakim agama alumni FSH yang akan membangun ruang peradilan semu dan smart class.
Pengembangan fasilitas tersebut melengkapi dukungan yang sebelumnya telah diterima FSH berupa dua ruang kelas dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta satu ruang Creative Lounge dari Pegadaian Syariah. Seluruh proses fasilitasi pembangunan tersebut diprakarsai oleh Prof. M. Asrorun Niam Sholeh sebagai Guru Besar FSH.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian UIN Jakarta, di antaranya peringkat 29 dunia versi QS World University Rankings by Subject untuk bidang Theology, Divinity, and Religious Studies, pengembangan kampus hijau, serta penguatan internasionalisasi kampus. Menurutnya, peningkatan kualitas akademik perlu berjalan seiring dengan penguatan kepedulian sosial terhadap mahasiswa.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Muhammad Maksum, menjelaskan bahwa penguatan sinergi alumni menjadi salah satu strategi utama dalam pengembangan fakultas.
Menurutnya, FSH tengah mengembangkan tiga program utama. Pertama, Alumni Peduli, yang diwujudkan melalui pembangunan smart class, dana abadi alumni, dan program Alumni Asuh untuk membantu mahasiswa. Kedua, Road to Career, yakni program pendampingan karier yang menghubungkan mahasiswa dengan alumni sesuai bidang profesinya sehingga mereka memperoleh gambaran dan bimbingan dalam mempersiapkan masa depan.
Ketiga, penguatan pengelolaan data alumni yang diiringi dengan inisiasi pembangunan galeri dan museum FSH sebagai pusat dokumentasi sejarah fakultas dan perjalanan alumninya sejak berdiri hingga saat ini.
Dekan menambahkan, kegiatan Temu Alumni FSH tahun ini menjadi bukti bahwa ikatan antara alumni dan almamater tidak hanya terjaga melalui silaturahmi, tetapi juga diwujudkan dalam kontribusi nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa.
"Melalui semangat gotong royong tersebut, FSH UIN Jakarta berharap dapat terus menghadirkan lingkungan akademik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan," pungkasnya.
(Meisa/Nosa/Arifin/Foto: Rilis Pers FSH UIN Jakarta)
