Tarjamah UIN Jakarta: Jembatani Makna Dua Bahasa

Tarjamah UIN Jakarta: Jembatani Makna Dua Bahasa

Berita UIN Online - Melintasi pemahaman kebahasaan Arab-Indonesia dan Indonesia-Arab, menjajaki tingkat global dengan berbahasa, menjembatani antara dua bahasa, dua negara, dua budaya dan dua peradaban. Dalam menempuh pendidikan ini, mahasiswa memiliki peran penting dalam proses menerjemahkan kata demi kata agar dua bahasa yang berbeda dapat saling dipahami.

Kerap salah sangka, dikira skripsi wajib bahasa arab padahal tidak. Program Studi (Prodi) Tarjamah yang bertempat di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jenjang studi tanpa tahapan seminar proposal dan seminar hasil. Tidak hanya sekedar menerjemahkan bahasa arab, Tarjamah menggunakan teknik dalam penerjemahannya, “Molina Albir atau lainnya yang terkenal,” tutur Sahara, mahasiswa Tarjamah.

Menghadapi era digital, prodi Tarjamah mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem pendidikan penelitian terjemah bahasa. “Tarjamah itu belajar penerjemahan modern dari bahasa klasik ke bahasa modern jadi, bagaimana sebagai penerjemah menggunakan AI untuk menerjemahkan, karena kalau pake AI gak semuanya murni hasilnya,’’ jelas Sahara.

Tidak melupakan dasar pembelajaran sebagai bekal ilmu, mahasiswa diberikan pembelajaran dasar-dasar bahasa arab termasuk nahwu dan shorof, selain itu mahasiswa diajarkan mata kuliah kemahiran menulis bahasa arab, teknologi informasi dan komunikasi penerjemahan, balaghah, leksikografi arab dan fonetik fonologi arab. Memasuki semester 6, mahasiswa mulai mempelajari metode-metode penerjemahan lebih dalam dari teks, dokumen, lisan konferensi, sastra, dan pariwisata.

Memahami jenjang karir lulusan Tarjamah, mahasiswa yang memilih Tarjamah untuk jejak riwayat pendidikan S1 akan memiliki kesempatan bekerja menjadi penerjemah, penerjemah dokumen baik di instansi swasta maupun pemerintah, editor bahasa dan akademisi. Mengulas kembali, prodi Tarjamah merupakan prodi yang berfokus pada mempelajari bagaimana caranya menerjemahkan bahasa arab atau meneliti bagaimana sistem menerjemahkan bahasa arab. “Sebagai contoh, saya meneliti bagaimana sistem closed caption di YouTube menerjemahkan bahasa arab ke dalam bahasa indonesia,” jelas Yahya, mahasiswa Tarjamah.

Mahasiswa sebagai pemeran utama dalam menjalankan kegiatan pendidikan turut meluaskan pandangan dan pengalaman melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Turut aktif dalam workshop ataupun Sharing Session Tarjamah (Sesetar), mahasiswa meluaskan ilmu terjemah, tips dan trik dalam menempuh pendidikan sebagai mahasiswa Tarjamah.

Sebagai informasi lanjutan, Prodi Tarjamah aktif pada laman media sosial instagram yang dapat diakses pada https://www.instagram.com/hmps.tarjamahofficial?igsh=cThrdmtpbmQydzJo dan laman website https://www.fah.uinjkt.ac.id/id/tarjamah

(Meisa Aqilah/Zaenal M./Fajri Nafisa)