Pertama di PTKIN, UIN Jakarta Punya Pusat Studi Haji dan Umrah

Pertama di PTKIN, UIN Jakarta Punya Pusat Studi Haji dan Umrah

Ruang Teater FDIKOM, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai salah satu Perguruan Tinggi Islam terkemuka, bertanggung jawab moral dan akademik dalam memecahkan masalah-masalah keumatan. Dalam rangka berkontribusi UIN Jakarta membentuk Pusat Studi Haji dan Umrah, Prof. Gun Gun menegaskan UIN Jakarta menjadi PTKIN pertama di Indonesia yang membentuk Pusat Studi Haji dan Umrah.

“Lembaga ini dibentuk sebagai wadah strategis untuk melakukan riset, pengembangan kebijakan, penguatan strategi komunikasi publik terkait ibadah haji dan umrah serta memperkuat mitigasi penyelenggaraan haji, terutama dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah. Dengan adanya PSHU, UIN Jakarta berkomitmen menyediakan literasi manasik dan ekonomi haji yang lebih kontemporer bagi masyarakat luas”. 

Saat ini, tata kelola haji di Indonesia memasuki babak baru, dengan dipisahnya penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama (Kemenag) dan dialihkan ke lembaga baru, yaitu Badan Penyelenggara Haji (Kementerian Haji/Kemenhaj). Perubahan ini didasarkan pada revisi UU Nomor 8 Tahun 2019, bertujuan meningkatkan efektivitas layanan dan fokus Kemenag pada layanan keagamaan.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan Pusat Studi Haji dan Umrah (PSHU) Pada Senin, (13/04/2026) di Ruang Teater FDIKOM. Acara dihadiri oleh Direktur Bina Haji Reguler, H. M. Afif Mundzir, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, jajaran dosen, serta perwakilan mahasiswa.

Tidak hanya pengukuhan PSHU, tetapi terdapat kuliah umum bagi mahasiswa yang hadir, dengan bertemakan "Mitigasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Tengah Konstelasi Ketidakpastian Global."

Melalui rekaman video Dr. H. Puji Raharjo, M.Hum selaku Direktur Jendral Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, memberikan selamat atas pengukuhan PSHU UIN jakarta. Lebih lanjut, Puji Raharjo mengatakan terbentuknya pusat studi haji, memberikan kontribusi bagi penguatan tata kelola pengembangan ekosistem,  aspek syariah dari penyelenggara ibadah haji, penguatan berbasis bukti dan riset.

Pengukuhan ini menjadi bukti nyata bahwa UIN Jakarta berkontribusi dalam menyediakan solusi akademik bagi kompleksitas penyelenggaraan ibadah di tanah suci, sekaligus memastikan peran kampus tetap relevan dalam mendukung agenda strategis nasional.

(Khoirillah/Fauziah M./Zaenal M./Alden Lee)

Tag :