Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, PPM UIN Jakarta Luncurkan Hibah Pengabdian Berbasis Riset bagi Dosen

Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, PPM UIN Jakarta Luncurkan Hibah Pengabdian Berbasis Riset bagi Dosen

Jakarta, Berita UIN Online Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuka peluang hibah pengabdian kepada masyarakat berbasis riset bagi para dosen dengan total anggaran hingga Rp. 4.567.000.000. Program ini diawali dengan kegiatan sosialisasi program yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh para dosen dari berbagai fakultas di UIN Jakarta, Selasa (07/04/2026). 

Program hibah ini merupakan bentuk komitmen UIN Jakarta dalam rangka memperkuat terlaksananya Tri Dharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat luas. Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya inovasi pengabdian yang bersumber pada riset, sehingga tidak sekadar menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada penguatan keilmuan serta peningkatan kualitas akademik UIN Jakarta.

Kepala LP2M UIN Jakarta Prof. Amelia Fauzia, Ph.D., dalam sambutannya turut mengapresiasi dukungan penuh pimpinan universitas terhadap program ini. Prof. Amelia menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat berbasis riset kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Menurutnya, kegiatan riset seperti ini dapat memberikan keuntungan baik bagi masyarakat maupun pengembangan akademik bagi dosen.

Ia juga mengungkapkan bahwa PPM telah menyiapkan skema klaster pendanaan dengan kisaran bantuan antara Rp. 50 juta hingga Rp. 90 juta per proposal, serta siap memberikan pendampingan kepada dosen dalam penyusunan proposal agar sesuai dengan format dan petunjuk teknis yang berlaku.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dukungan penuh para pimpinan UIN Jakarta terhadap program ini. Pengabdian berbasis riset kini semakin mendapat perhatian karena tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat pengembangan akademik bagi dosen. Karena itu, kami juga menyiapkan berbagai skema pendanaan dan pendampingan agar proposal yang diajukan dapat tersusun dengan baik sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, kepala PPM UIN Jakarta Ade Rina Farida, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas peningkatan signifikan anggaran hibah tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa kesempatan pengajuan hibah terbuka luas bagi seluruh dosen UIN Jakarta, namun tetap harus mengacu pada peraturan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa program ini harus mengikuti ketentuan dan akan melalui proses review langsung dari Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) Kementerian Agama.

“Alhamdulillah, hibah pengabdian kepada masyarakat untuk dosen tahun ini meningkat. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pimpinan atas komitmennya dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perlu kami ingatkan juga, proses review melibatkan reviewer dari Litapdimas, sehingga proposal yang diajukan harus benar-benar orisinal dan tidak menyalin langsung dari AI,” ujarnya.

Kegiatan dilanjut dengan pemaparan teknis program hibah oleh Koordinator Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Jakarta Eva Khuzaeva, M.Si. Ia menjelaskan bahwa terdapat enam klaster pengabdian yang dapat dipilih oleh dosen, keenam klaster itu terdiri dari:

  1. Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Lembaga Pendidikan, Keagamaan, Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama
  2. Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Ekoteologi, Energi Terbarukan, Kebencanaan, dan Kesehatan Masyarakat
  3. Pendampingan atau Pemberdayaan kepada Masyarakat di Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T)
  4. Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan Kementerian/Lembaga
  5. Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional
  6. Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Daerah Binaan

Program hibah ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional serta prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial yang benar-benar hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sehingga, program ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi-inovasi pengabdian berbasis riset yang dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui program hibah ini, diharapkan para dosen dapat menghadirkan program pengabdian yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat. 

(Hilya Hafiza S./Fauziah M./Zaenal M./Tiara Septiana D.)

Tag :