Mahasiswa PBSI FITK UIN Jakarta Raih Penghargaan Artikel Terbaik di Konferensi Internasional APPBIPA Banten

Mahasiswa PBSI FITK UIN Jakarta Raih Penghargaan Artikel Terbaik di Konferensi Internasional APPBIPA Banten

FITK, Berita UIN Online Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 7 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil meraih penghargaan Best Paper (Artikel Terbaik) dalam Konferensi Internasional APPBIPA Banten, Jumat (17/1/2026).

Konferensi internasional tersebut diikuti oleh 199 peserta dan 40 pemakalah dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Jepang, China, Korea Selatan, dan Mesir. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Buddhi Dharma Tangerang, Dinas Kominfo Kota Tangerang, Perkumpulan Boen Tek Bio, Universitas Muhammadiyah Tangerang, serta UIN Jakarta.

Artikel terbaik tersebut ditulis oleh Nayla Autar sebagai penulis utama bersama Tety Rukmana, dengan pendampingan dosen Rifa Nur’afia, M.Hum. dan Dr. M. Sidiq, M.A., M.Pd. Artikel yang berjudul “Pemanfaatan Pasar Budaya sebagai Ruang Pembelajaran Autentik dalam Pembelajaran BIPA bagi Mahasiswa Asing” mengangkat praktik pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) berbasis pengalaman nyata dan budaya lokal.

Nayla Autar mengungkapkan rasa syukur dan kesannya atas pencapaian tersebut.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti konferensi internasional. Alhamdulillah, saya dapat bertemu dengan banyak akademisi dan penulis hebat dengan karya-karya yang inovatif. Pengalaman ini sangat berkesan dan semakin menambah wawasan, sekaligus memotivasi saya untuk terus belajar dan berkembang dalam pembelajaran BIPA,” ungkap Nayla. Ia juga menambahkan, “Semoga APPBIPA Banten terus bersinar dan menjadi ruang kolaborasi yang inspiratif.”

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran autentik melalui kegiatan Pasar Budaya serta kontribusinya terhadap kemampuan komunikatif dan pemahaman budaya pemelajar BIPA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa asing tingkat BIPA 1–7 yang mengikuti kegiatan Pasar Budaya di UIN Jakarta. Data dikumpulkan melalui angket terbuka dan dianalisis secara kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Budaya dipersepsikan secara positif oleh mahasiswa asing, mampu meningkatkan interaksi sosial, penguasaan kosakata, serta pemahaman terhadap budaya Indonesia.

Pasar Budaya sendiri merupakan ujian akhir berbasis proyek pada Mata Kuliah Pembelajaran BIPA di Prodi PBSI FITK UIN Jakarta. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PBSI berperan sebagai fasilitator pembelajaran bahasa dan budaya bagi mahasiswa asing yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, seperti UIN Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan UIN Walisongo Semarang.

(Rilis Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)