Gelontorkan 150 Juta Rupiah, Alumni UIN Jakarta Bantu 50 Mahasiswa FAH melalui Beasiswa Aby Makruf Foundation
Tangerang Selatan, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan bagi mahasiswa melalui dukungan dari alumni terbaiknya. Diselenggarakan di Ruang Teater Abdul Ghani, Lantai 5, Kamis (15/1/2026), Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) bekerja sama dengan yayasan sosial Aby Makruf Foundation (AMF) yang didirikan oleh dua alumni UIN Jakarta dari program studi Sastra Inggris.
Acara ini secara resmi menyalurkan bantuan beasiswa kepada 50 mahasiswa program studi Sastra Inggris berprestasi yang berasal dari keluarga berkebutuhan ekonomi. Acara penyerahan simbolis ini berlangsung dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, Kepala Program Studi Sastra Inggris, serta mahasiswa sebagai penerima manfaat.
Program kemanusiaan dan pendidikan ini dirancang khusus untuk menjangkau mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi namun terhambat oleh kendala finansial. Para penerima beasiswa ini berasal dari berbagai mahasiswa Sastra Inggris dari semester 1, 3, dan 5 yang masing-masing menerima dana bantuan sebesar Rp3.000.000.
Perwakilan Yayasan AMF, Woro Indah Sitoresmi, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menceritakan awal mula didirikannya AMF. Menurutnya, yayasan AMF hadir sebagai jembatan untuk memastikan talenta-talenta muda ini tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi hingga tuntas.
"Yayasan yang kami dirikan ini memang masih baby foundation ya. Tapi kami disini sangat ingin membantu adik kelas kami yang membutuhkan bantuan finansial untuk menyelesaikan pendidikannya," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan AMF, Aby Makruf, S.S., M.B.A., menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap tingginya angka putus kuliah akibat ketidakmampuan membayar uang kuliah tunggal (UKT).
"Ketika saya kuliah di Sastra Inggris, bisa dibilang saya lumayan merasakan struggle sampai saya drop out. Sementara teman-teman saya yang keluarganya mampu sudah bisa berkuliah di universitas top 3," ungkapnya.
Salah satu penerima beasiswa, Kayla Azzahra, mahasiswi semester 1 mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada donatur beasiswa AMF. Baginya, beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, melainkan sebuah pertolongan untuk meringankan beban kedua orangtuanya.
"Saya akan menggunakan beasiswa ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan soft-skill dan hard-skill Karena saya bisa mengalihkan uang jajan saya untuk membeli alat tulis dan modul materi kuliah yang lebih banyak." kata Saskia Dwi Maharani, mahasiswi Sastra Inggris semester 3.
Kepala Program Studi Sastra Inggris, Inayatul Chusna, M.Hum. turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah nyata yang dilakukan oleh alumni program studi Sastra Inggris. Menurutnya, kolaborasi antara pihak dekanat, lembaga non-profit, dan institusi pendidikan sangat krusial di tengah tantangan ekonomi saat ini.
(Fajri Nafisa)